Beranda > Pengalaman Umum > Nasehat Ayah Untuk Anaknya

Nasehat Ayah Untuk Anaknya

Wahai anakku, tiada amalan saleh tanpa keyakinan kepada ALLAH SWT, siapa yang mempunyai keyakinan yang lemah, maka amalan nya akan cacat.

Anakku, jika syetan mencoba menimbulkan keragu-raguan di dalam hatimu, maka hendaklah kamu mengalahkan nya dengan keyakinan. Apabila syetan menjadikan mu malas melakukan amal soleh, maka atasilah dengan mengingat kubur dan kiamat. Dan apabila dia mendekatimu dengan menarik perhatian mu kepada kesenangan dunia dan takut kepada kesusahan dunia , maka beritahukan kepada nya bahwa dunia adalah sesuatu yang pasti akan berakhir dalam keadaan bagaimanapun.

Wahai anakku, siapa yang berkata bohong maka dia kehilangan keceriaan di wajahnya. Siapa yang bertabiat buruk, maka dia akan di kuasai kegelisahan. memindahkan gunung dari suatu tempat ketempat lain adalah lebih mudah dari pada memberi kepahaman kepada orang bodoh.

Anakku hindarkanlah dari berkata bohong, berkata bohong adalah lezat seperti daging burung, tetapi cepat mendatangkan permusuhan.

Wahai anakku, utamakanlah sholat jenazah dan perbanyaklah mengambil bagian dalam sholat jenazah. Hindarilah dirimu dari menghadiri perayaan, karena jenazah memberi peringatan akhirat sedangkan perayaan mendorong kepada kesibukan dunia.

Anakku, janganlah kamu makan dalam keadaan kenyang, lebih baik memberikan makanan itu kepada anjing daripada makan ketika kenyang.

Anakku, janganlah kamu menjadi begitu manis sehingga kamu di telan, dan janganlah pula menjadi terlalu pahit sehingga manusia meludahkannya.

Anakku, janganlah keadaan mu lebih lemah dari pada seekor ayam jantan, ia bangun pada waktu sahur lalu berkokok sedangkan kamu terbaring di tempat tidur.

Anakku, janganlah lambat bertaubat, sebab waktu kematian tidak tentu, sewaktu waktu dapat menemui mu.

Anakku, janganlah berkawan dengan orang jahil, nanti kata kata kejahilannya lambat laun disukai oleh mu, dan jangan lah bermusuhan dengan ahli hikmah sehingga kamu terlepas dari mutiara hikmah nya.

Wahai anakku, sering seringlah bergaul dengan orang orang saleh, sebab engkau dapat memperoleh kesalehan pada dirimu dengan pergaulan demikian. Ketika rahmat ALLAH SWT turun keatas mereka, maka sudah pasti kamu memperoleh bagian darinya. Jauhilah pergaulan dengan orang jahat, sebab bersama sama mereka tidak dapat di harapkan untuk memperoleh kebaikan darinya, tetapi ketika turun malapetaka keatas mereka, engkau pun akan terkena getahnya.

Wahai anakku, setelah engkau lahir kedunia ini, setiap hari kamu sedang mendekati akhirat. Jagalah dirimu dari menanggung hutang, karena hutang merupakan kehinaan di kala siang dan kegelisahan di waktu malam.

Anakku, berharaplah kepada ALLAH SWT sehingga engkau tidak berani durhaka kepada Nya dan takutlah kepada ALLAH SWT sehingga kamu tidak putus asa dari rahmat Nya

Anakku, apabila seseorang datang kepadamu dengan pengaduan bahwa seseorang telah mencabut kedua biji matanya dan kamu melihat dengan mata kepalamu sendiri biji matanya yang tercabut itu, namun janganlah sampai pada kesimpulan sebelum kamu mendengar dari pihak lain, karena boleh jadi sebelum kehilangan kedua biji matanya, dia telah mencabut empat biji mata orang lain.

——————————————————–

dari berbagai sumber….

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: